Tampilkan postingan dengan label Balinese Recipe. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Balinese Recipe. Tampilkan semua postingan

Selasa, 24 Maret 2009

SUP KEPALA IKAN



Jadwal minggu adalah untuk ménclok ke pasar ikan kedonganan, kali ini aku tidak akan beli ikan Snapper melainkan ikan Kerapu.

Karena resep menyesuaikan dengan tipe Ikan

Snapper = enak untuk ikan bakar atau ikan goreng,
ini karena daging ikan sangat lembut dan mudah hancur.
Tampilan oke, warna merah dan abu-abu(tapi lebih enak Snapper yang abu-abu)
1Kg Rp.28,000

Kerapu = Cocok sekali untuk dibuat Sop, karena tekstur daging Kenyal
Tampilan oww...mengerikan, hitam dan berbintik2 aneh...mirip tokek...
tapi dari segi rasa....lebih Lezat dibandingkan Snapper, tapi berhati-hatilah dengan bagian mulut, terlalu banyak gerigi seperti Piranha.
1Kg Rp.20,000



Oke Resep Sop Kepala Ikan ini, adalah resep turun temurun dari GungKak Nik, sebenarnya resep bumbu untuk Sop Rajungan. Tapi Bumbu ini fleksibel untuk diterapkan pada masakan laut yang berkuah.

RESEP SOP KEPALA IKAN


Bahan Utama:
- 3 Kepala Ikan
- 3 daun jeruk
- 2 serai memarkan
- 3 daun salam
- 400 ml santan kental
- 100 ml air
- 1.5 sdm garam
- 1/2 sdm gula
- 1 tomat, potong 8
- 1 sdm lada hitam, haluskan
- 2 sdm minyak goreng

Bumbu halus:
- 1/2 jempol jahe
- 1/2 jempol laos
- 1/2 kelingking kencur
- 1/2 kelingking kunyit
- 10 biji kemiri
- 1/3 sdt pala
- 2 Tabia Bun*
- 8 bw putih
- 2 cabe besar

Bahan Tambahan:
- 1 ikat kemangi, bersihkan ambil daunnya saja
- bawang goreng


*TABIA BUN, aku ga tahu apa bahasa Indonesianya,
tapi di Bali bahan ini sama seperti cabe dengan aroma khas



YOK MASAK!!!

1. Rajang bumbu, dan bisa dihaluskan dengan blender untuk mudahnya.



2. Tumis bumbu halus hingga harum, tambahkan serai, daun salam, daun jeruk, lada hitam, gula, garam dan santan kental aduk terus selama 10 menit hingga mendidih.



3 Tambahkan air , lalu aduk sebentar masukan kepala ikan masak hingga ikan matang, lalu masukan tomat (tomat untuk memberikan cita rasa segar pada kuah Sop) masak selama 2 menit, angkat.



4. Semasih Sop panas masukan 1/2 ikat daun kemangi, aduk rata hingga kemangi layu, ini untuk memberikan wangi pada sop.

5. Sajikan dalam mangkuk, dengan taburan daun kemangi segar dan bawang goreng renyah,
dan nikmati sop kepala ikan yang wangi dan segar yang menggelitik lidah.



Siipp...markosipp...

Minggu, 22 Maret 2009

JUKUT PLECING KANGKUNG


Plecing Kangkung adalah sayur kangkung rebus dengan sambal plecing yang khas aromanya.
Biasanya dimakan bersama ikan bakar atau ayam betutu.


KANGKUNG REBUS

1. seikat sayur kangkung, cuci bersih



2. Rebus kangkung dalm air berisi 1 sdt garam, ini gunanya agar warna hijau kangkung tidak berubah menjadi coklat.



3. Kangkung yang sudah matang ditiriskan,



lalu disuwir-suwir, sisihkan




SAMBAL PLECING




Bahan:
- 3 bw putih
- 2 bw merah
- 1 tomat
- 2 cabe besar
- 4 cabe rawit
- 1sdt terasi
- 100 ml air
- 2 sdm minyak
- 1 jeruk limau, belah melintang
- 1 sdt garam
- 1/3 sdt gula

Cara Masak:
1. Haluskan semua bumbu kecuali terasi, minyak, air dan limau



2. Letakan bumbu halus dalam wajan tambahkan air, minyak dan terasi, gunakan api sedang
masak hingga air habis, sisihkan.



RESEP JUKUT PLECING KANGKUNG

1. Sayur kangkung yang sudah disuwir, tambahkan sambal plecing lalu beri air perasan jeruk limau, aduk rata.


Minggu, 01 Maret 2009

BUBUH MENGGUH


Bubuh Mengguh, Bubuh(bubur) yang asli dari daerah Tejakula & Bon Dalem Kab.Buleleng, Rasanya yang pedas dan berbumbu, Yummy.....
yang jelas Lebih Uenaak daripada menu buburku waktu sakit tipuslah...hehehe....(sampe trauma makan bubur)

Aku mencicipi bubur ini waktu aku berlibur bersama seorang Bibi O yang menikah dengan Om W yang berasal dari Sambirenteng, dan suguhan waktu itu adalah bubur mengguh dan sambal hitam dari bawang merah yang sangat lezat.

Sambirenteng adalah daerah surga Jambu Mété, unik karena posisi perbukitan sangat dengat dengan pantai berkerikil oval dan halus, dan posisi jalan utama berada di antara Perbukitan dengan Pantai, terus terang kalo disana bawaannya laperr...habis udara sejuk...

Kalo malam tiba, masing2 keluarga di kampung tersebut akan menggelar meja di depan rumahnya, lalu mereka akan berjualan santapan malam termasuk Mengguh, tipat cantok, Rujak, Nasi Mie bumbu bali, hasil dari kebun dan sebagainya.

Seperti perputaran uang di kampung itu saja karena masing2 keluarga berjualan sesuai dengan ciri khas masakan mereka, mayoritas pembeli adalah orang kampung itu juga, tapi ada juga orang luar kampung datang untuk berbelanja disana.

Tepatnya Wisata Kuliner Malam Hari alias Pasar Senggol, pokoke asyik aku suka karena hawa pedesaan yang kental, berdagang dengan penerangan lilin dan lampu teplok, dan sudah pasti masak dengan Kayu bakar juga.

Oke, sudah cukup ceritanya, ntar aku Hunting Photo kesana deh...

Balik ke resep Bubuh Mengguh....

Bahan Bubuh Mengguh
- 2 sdm bw goreng
- 2 sdm bw putih goreng
- 1 jempol jahe
- 3/4 kelingking Kencur
- 3/4 kelingking Kunyit
- 5 buah cabe rawit
- 2 mangkok nasi
- 2 genggam bayam
- 1 pindang ikan tongkol, ambil dagingnya saja goreng sebentar
- 1 sdt garam
- 1/3 sdt gula


YOK MASAK!!!

1. Pindang tongkol yang sudah digoreng(jangan sampai kering, setengah matang saja) suwir-suwir sisihkan



2. Untuk sayur Bayam, ambil daunnya saja



3. Untuk jahe, kencur, cabe dan kunyit dirajang



Lalu haluskan tambahkan 1 sdm bw goreng dan 1 sdm bw putih goreng, lalu haluskan lagi



Tumis bumbu hingga harum,



lalu tambahkan suwiran tongkol, masak hingga tercampur rata antara bumbu dan suwiran tongkol.



4. Untuk bubur siapkan panci, 2 mangkok nasi tambahkan 400ml air, rebus hingga nasi lunak dan meletup-letup



Tambahkan Bumbu, Ikan tongkol, gula dan garam aduk rata



Tambahkan sayur bayam, masak hingga sayur layu, matikan kompor



5. Taburi dengan bw goreng, siap disajikan



Okee...Sipp dah...Mari disantap....



Senin, 19 Januari 2009

SAUR a.k.a serundéng


Saur sama persis dengan serundéng, hanya di Bali disebut Saur. Kelapa parut dengan berbagai macam bumbu dan di goreng kering. Memiliki rasa pedas, asin, manis, biasanya disuguhkan pada menu Nasi Bali.

Mari kita lihat cara pembuatannya

Bahan:
- 1 buah kelapa
- 10 daun salam
- 2 jempol Laos, memarkan
- 1/2 cup minyak kelapa

Bahan dihaluskan:
- 3 bw putih rajang
- 10 bw merah rajang
- 2 kemiri rajang
- 3 cabe rawitrajang
- 1 sdt asem
- 1 sdm ketumbar
- 3 sdm gula Bali
- 1 sdm garam

Mari Masak!

1. Kupas kelapa dari kulit yg berwarna coklat hingga bersih



2. Parut Kelapa sisihkan



3. Letakan semua bumbu yg akan dihaluskan pada wadah blender,



tambahkan 1/2 cup air, lalu blender hingga halus selama 80 detik.



4. Campur menjadi satu bumbu halus, laos, daun salam dan kelapa parut.



5. Panaskan minyak kelapa



masukan adonan kelapa parut



goreng dengan cara terus diaduk



hingga berwarna kecoklatan dan garing seperti ini


Ampuuun.....lumayan butuh tenaga extra untuk mengaduk terus,
padahal kalo beli murah banget ga sepadan dengan tenaga yg dikeluarkan


6. Dinginkan dahulu sebelum dimasukan ke dalam wadah toples


7. Sajikan bersama nasi dan sambal tomat

Selasa, 06 Januari 2009

THE ART of LAWAR














Tahun Baru, punya rencana membuat Lawar dan mengundang Keluarga Om Wawan makan bersama. Sudah lama banget ga makan lawar, terakhir semenjak Gung Kak Nik masih ada, sekarang si Gung Kak sudah happy di atas sana, ga ngurus masak-masak lagi.

Jadi inget makan lawar terburuk, pas acara anak2 Bali waktu aku masih kuliah di Jogja dulu, seumur2 tumben makan lawar berkuah minyak, tapi aku hargai niat baik buat acara ngelawar ala minyak.

Jadi sekarang Lawar yang aku buat adalah lawar resep turun temurun dari Gung Kak Nik, jadi rasa jauh lebih lezat dari lawar minyak...

Bahan

- 1 kg Kulit Babi / sapi
- 1/8 buah nangka muda, rebus lalu rajang kasar.
Rendam sambil diremas2, peras air hingga habis.

Sambal Embe















- bw merah goreng
- bw putih goreng
- cabe rajang goreng
- 1 limau belah dua

BASA GEDE

Semua bahan ini dirajang halus














- Laos
- Kencur
- Jahe
- Kunyit
- bw putih
- Kemiri
- Lada hitam
- daging kelapa dibakar, ambil kulit yg gosong lalu rajang halus
- santan kental dari sisa kelapa bakar

Cara: goreng semua bahan kecuali santan, tumis hingga harum lalu tambahkan santan, aduk hingga santan habis, sisihkan.


BASA PENYANGLUH














- Laos, rajang halus
- kencur, rajang halus
- bw putih, rajang halus
- kemiri, sangrai lalu dihaluskan

Cara: goreng semua bahan dengan sedikit minyak kelapa aseli, hingga setengah kering.


Dalam pembuatan lawar, bahan kulit akan dirajang.
Caranya kulit direbus hingga empuk, lalu potong memanjang
seperti di bawah ini














Lalu hilangkan bagian lemaknya















Tahap dibawah ini namanya NGELIBAR dimana kulit di iris tipis, gunakan pisau tipis yang sangat tajam untuk melakukan tahap ini















Tahap berikutnya adalah NGERAMAS, Irisan tipis kulit dirajang halus,
gunakan Blakas(Golok khas Bali untuk memasak, yg mempunyai nilai ergonomis dimana si pengguna tidak akan merasa sakit pada pergelangan tangan apabila menggunakan Blakas ini, karena PANDE pembuat blakas sudah memikirkan penggunaannya dengan anatomi tangan)















ENTEGAN

Entegan adalah daging yang dipanggang hingga semua sisi kecoklatan.
panggang daging pada wajan anti lengket, bersamaan bakar bw putih dan lombok besar.




















Setelah daging panggang matang, lalu rajang bersama bw putih dan lombok besar hingga halus















PENGADONAN LAWAR

1. Siapkan ramasan Kulit, tambahkan Entegan dan nangka rajang lalu campur rata














2. Tambahkan 3 sdm Basa Gede pada adonan ramasan, aduk rata














3. Tambahkan Basa Penyangluh dan tahap ini tambahkan garam dan gula secukupnya. aduk hingga bumbu merata.















4. Terakhir tambahkan bahan sambal Embe dan jeruk limau, aduk lagi hingga merata.
Guru yang paling ahli dalam rasa adalah mecicipi, jadi ketahuan deh... kurang garam atau sudah cukup garam.














Siap disajikan, dengan nasi hangat sambal embe, muluk goreng dan sate babi

Sippp!!!

















KUAH KOMOH

Kuah ini berasal dari perasan Entegan, caranya daging Entegan sudah dirajang halus, tambahkan air panas, aduk sebentar lalu saring daging lalu peras air daging hingga habis.
Daging yang sudah diperas digunakan bahan campuran lawar, dan air daging inilah inti dari KUAH KOMOH.

Tambahkan kaldu dengan sejumput sambal embe, 1 sdm basa gede dan 1sdm basa penyangluh, dan 1/2 perasan jeruk limau, siap disajikan.

















MULUK GORENG


Muluk adalah lemak sisa dari kulit, iris tipis tambahkan 1 sdm basa gede dan 2/3 sdm garam lalu uleni hingga bumbu dan muluk tercampur rata.















Tambahkan tepung kanji (bisa gunakan tepung Kobe atau mama suka atau sejenisnya) aduk merata














Goreng dengan minyak sedikit, karena yg digoreng adalah lemak maka minyak pasti akan bertambah dengan sendirinya.















Setelah berubah kecoklatan angkat tiriskan, biarkan dingin, baru masukan dalam wadah toples















Selamat mencoba,

Oh ya...tips yang benar dalam membuat lawar adalah ajak sedikit orang yang memang ahli dan punya niat untuk membuat Lawar daripada mengajak banyak orang yang terlalu sibuk mengoceh daripada bekerja dan berniat cuma makan saja.

Banyak atau sedikit bahan dalam membuat lawar akan memerlukan tenaga yang sama.